PROFIL PRIBADI
 
Nama saya Nurulita W, saya biasa di panggil Lita. Saya lahir di Lumajang 14 Januari 1995. Awal mula saya menginjakkan kaki ke dunia pedidikan adalah di Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita di desa saya, Kedungrejo.  Memasuki masa-masa Taman Kanak-Kanak, saya sangat gemar menyanyi dan menggambar. Saya sering mengikuti lomba menyanyi dan menggambar mewakili sekolah saya. Beranjak memasuki Sekolah dasar,  saya sekolah di MI Al Islamiyah Kedungrejo selama 6 tahun bersama teman-teman baik saya. Semenjak saat duduk di bangku Sekolah Dasar saya ingin sekali menjadi seorang guru. Kemudian saya melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama, yaitu di SMPN 1 Yosowilangun. Setelah 3 tahun di lalui di bangku SMP, kemudian saya memasuki masa putih abu-abu, di SMAN Yosowilangun,  beranjak di usia 17 tahun, saya banyak menemukan hal baru, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. Masa-masa 17 tahun telah saya lalui bersama teman-teman SMA saya, hingga tak terasa saya memasuki bangku kuliah, dan belajar di Universitas Jember. Saya memilih Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan program studi pendidikan biologi Universitas Jember. Visi saya kedepan dalam dunia pendidikan adalah saya ingin menjadi seorang dosen berkualitas, dan bisa mengubah perguruan tinggi di kota tercinta saya, Lumajang, menjadi perguruan tinggi favorit yang mampu mencetak mahasiswa-mahasiswa unggul, berkualitas dan bermoral.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

HMPSP BIOLOGI LUMBA-LUMBA UNIVERSITAS JEMBER

                                                                 
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi biologi memilik suatu organisasiyang salah satunya adalah himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan (HMPSP) Biologi yang dijuluki “Lumba-Lumba”. Ketua dalam organisasi ini saat ini adalah Islian Dewi Yuanita. Sedangkan yang menjabat sebagai wakil ketua umum adalah Mokhammad Riyan Ardiansyah,  sebagai sekertaris umumnya adalah Puspita Niwanggalih, sebagai wakil sekertaris adalah Akmalia Nisa’ina, sebagai bendahara umum adalah Yessi Rizki Meirina, dan sebagai wakil bendahara adalah Rizki Fauzia.



Banyak mahasiswa biologi yang tertarik mengikuti HMPSP Biologi Lumba-Lumba ini, terbukti sabagian besar dari mereka sebagai pengurus mengaku bahwa menjadi anggota HMPSP Biologi Lumba-Lumba ini sangat menyenangkan walaupun mahasiswa FKIP Biologi banyak tugas laporan yang di kerjakan, namun dengan mengikuti organisasi ini mereka mengaku tidak mengganggu tugas mereka, bahkan kadang bisa saling membantu antar teman. Jadi mengikut organisasi ini merupakan hal yang menyenangkan dan menguntungkan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

REBOISASI


Reboisasi (bahasa Inggris: reforestation) adalah penanaman kembali hutan yang telah ditebang (tandus, gundul). Reboisasi berguna untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan menyerap polusi dan debu dari udara, membangun kembali habitat dan ekosistem alam, mencegah pemanasan global dengan menangkap karbon dioksida dari udara, serta dimanfaatkan hasilnya (terutama kayu).
Pengertian dan definisi reboisasi di tinjau dari aspek rehabilitasi atau pemulihan lahan kritis. Reboisasi merupakan kegiatan penghutanan kembali kawasan bekas hutan tebangan maupun lahan-lahan kosong yang terdapat di dalam kawasan hutan. Reboisasi meliputi kegiatan permudaan pohon, penanaman jenis pohon lainnya di area hutan negara dan area lain sesuai rencana tata guna lahan yang diperuntukkan sebagai lahan.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

SUKANTO TANOTO ORANG TERKAYA DI INDONESIA VERSI MAJALAH FORBES



Sukanto Tanoto (lahir dengan nama Tan Kang Hoo di Belawan, Medan, 25 Desember 1949; umur 63 tahun) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia adalah CEO Raja Garuda Mas, sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Singapura dengan usaha di berbagai bidang, terutamanya kertas dan kelapa sawit. Tanoto dinyatakan sebagai orang terkaya di Indonesia oleh majalah Forbes pada September 2006, namun pada tahun 2011, Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Ia menduduki peringkat ke-6 dengan total kekayaan US$ 2,8 miliar.
Bisnis
PT Indorayon Utama
Pada tahun 1989, Sukanto Tanoto mulai pabrik pulp di bawah nama PT Inti Indorayon Utama, yang dibangun di sebuah desa Sosor Ladang Kecamatan Porsea, Danau Toba Sumatera Utara. Namun pabrik ini tidak berjalan lancar karena konflik dengan penduduk setempat, yang berpendapat bahwa Indorayon mencemari daerah, melakukan deforestasi besar besaran dan sengketa tanah. Sejak awal, pabrik pulp pertama di Indonesia itu penuh dengan sengketa. Izin awal dirilis sengketa tanah yang terkandung, kualitas udara dan air di sekitar Sungai Sunagi Asahan tercemar drastis, menyebabkan penyakit kulit dan pencemaran air, bencana longsor, dan pencemaran gas klor beracun akibat ledakan boiler di tahun 1993. Namun selama pemerintahan Soeharto, Indorayon bebas dari semua kegiatan karena hubungan dekat antara Sukanto dengan Soeharto. Demonstrasi kepada lembaga pemerintah, yang telah dimulai sejak tahun 1986, gagal menghentikan kegiatan pabrik.
Setelah jatuhnya Soeharto pada tahun 1998, tekanan publik makin keras, tapi selalu dijawab dengan kekerasan dan teror oleh petugas polisi militer yang disewa oleh perusahaan. Bentrokan antara penduduk setempat, staf dan anggota pasukan keamanan yang tidak dapat dihindari dan mengakibatkan enam orang tewas dan ratusan luka-luka pada tahun 1999. Akibatnya, Presiden Habibie sementara menempatkan pabrik pada berhenti pada tanggal 19 Maret 1999. Meskipun lobi yang dilakukan oleh pendukung Indorayon, termasuk-maka pelayanan perdagangan Jusuf Kalla, pabrik itu ditutup secara permanen oleh Presiden Abrurahman Wahid setelah oposisi sengit dari masyarakat lokal dan aktivis lingkungan diikuti oleh demonstrasi yang lebih fatal.


Asian Agri
PT Asian Agri merupakan perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sejak tanum 2006 terlibat kasus penggelapan pajak. Awal tahun 2013, Mahkamah Agung memvonis 14 perusahaan Grup Asian Agri (GAA) harus membayar denda sebesar Rp 2,5 trilyun. PT Asian Agri mengajukan gugatan peninjauan kembali atas putusan MA tersebut.
Asian Agri juga dituding terlibat dalam kasus pembakaran untuk pembukaan lahan di Riau, pada Juni 2013. Kebakaran hutan menimbulkan kabut asap dengan tingkat polusi mencapai di atas 800 Indeks Polusi Udara, atau hampir tiga kali lipat dari ambang batas bahaya polusi di angka 300 Indeks Polusi Udara. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia WALHI Riau menyebutkan, sebagian besar titik api di Riau berada di lahan konsesi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI), baik di perusahaan milik Sukanto Tanoto maupun sejumlah pengusaha lain seperti Eka Tjipta Wijaja (APRIL/APP), Martias pemilik PT Surya Dumai Grup, serta Wilmar Group (kelapa sawit).
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS